{"id":269,"date":"2022-03-11T10:11:14","date_gmt":"2022-03-11T10:11:14","guid":{"rendered":"http:\/\/localhost\/dppkb\/?p=269"},"modified":"2024-06-19T01:41:10","modified_gmt":"2024-06-19T01:41:10","slug":"stunting-jadi-perhatian-khusus-komisi-iv-saat-kunker-ke-dppkb-kota-kupang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dppkb.kupangkota.go.id\/?p=269","title":{"rendered":"Stunting jadi Perhatian Khusus Komisi IV saat Kunker ke DPPKB Kota Kupang"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_270\" aria-describedby=\"caption-attachment-270\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-270 size-full\" src=\"https:\/\/dppkb.kupangkota.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/12345.jpeg\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"400\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-270\" class=\"wp-caption-text\">Komisi IV DPRD Kota Kupang saatmelakukan kunjungan kerja ke Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Kupang.<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/www.katantt.com\/tags\/Komisi%20IV\/\">Komisi IV<\/a>\u00a0<a href=\"https:\/\/www.katantt.com\/tags\/DPRD%20Kota%20Kupang\/\">DPRD Kota Kupang<\/a>\u00a0mendatangi beberapa instansi yang merupakan mitra kerja\u00a0<a href=\"https:\/\/www.katantt.com\/tags\/Komisi%20IV\/\">Komisi IV<\/a>, Rabu (9\/3\/2022) diantaranya Dinas Nakertrans, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Kupang.<\/p>\n<p>Kedatangan komisi IV DPRD di pimpin secara langsung oleh Srikandi PKB, Theodora Ewalde Taek selaku Ketua\u00a0<a href=\"https:\/\/www.katantt.com\/tags\/Komisi%20IV\/\">Komisi IV<\/a>\u00a0 didampingi Sekretaris\u00a0<a href=\"https:\/\/www.katantt.com\/tags\/Komisi%20IV\/\">Komisi IV<\/a>, Alfred\u00a0 Y. Djami Wila, Wakil Ketua\u00a0<a href=\"https:\/\/www.katantt.com\/tags\/Komisi%20IV\/\">Komisi IV<\/a>, Epy Seran beserta beberapa anggota komisi diantaranya Yeki Feoh dan Esy Bire.<\/p>\n<p>Ketua\u00a0 komisi IV\u00a0<a href=\"https:\/\/www.katantt.com\/tags\/DPRD%20Kota%20Kupang\/\">DPRD Kota Kupang<\/a>, Theodora Ewalde Taek saat melakukan kunjungan ke DPPKB\u00a0 Kota Kupang yang diterima secara langsung oleh Kepala DPPKB Kota Kupang, drg. Sisca Ikasasi dengan didampingi Sekretaris DPPKB, dr. Marsiana Halek.<\/p>\n<p>Theodora Ewalde Taek mengatakan, kunjungan\u00a0ke mitra kerja ini selain bersilahturahmi dan\u00a0pasca terbentuknya Alat Kelengkapan Dewan (AKD).<\/p>\n<p>Ada pergantian anggota jadi ini bagian dari perkenalan serta sekaligus guna mengetahui keadaan dan keberadaan dinas dan badan selaku mitra kerja komisi secara langsung akan upaya dalam pelaksanaan program kegiatan bagi masyarakat terlebih pada upaya penanganan stunting dan gizi buruk di Kota Kupang.<\/p>\n<p>&#8220;Kunjungan juga bisa mengetahui secara jelas terlebih penting soal pemberdayaan ekonomi.Memang berkaitan pemberdayaan ekonomi ada pada dinas lain, namun pemberdayaan ekonomi yang dimaksud lebih menyentuh pada kelompok perempuan dan anak,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div id=\"aswift_3_host\"><iframe loading=\"lazy\" id=\"aswift_3\" tabindex=\"0\" title=\"Advertisement\" src=\"https:\/\/googleads.g.doubleclick.net\/pagead\/ads?client=ca-pub-1484960083787745&amp;output=html&amp;h=280&amp;slotname=1783790816&amp;adk=790713372&amp;adf=3850524797&amp;pi=t.ma~as.1783790816&amp;w=618&amp;abgtt=3&amp;fwrn=4&amp;fwrnh=100&amp;lmt=1718014255&amp;rafmt=1&amp;format=618x280&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.katantt.com%2Fartikel%2F44246%2Fstunting-jadi-perhatian-khusus-komisi-iv-saat-kunker-ke-dppkb-kota-kupang%2F&amp;fwr=0&amp;fwrattr=true&amp;rpe=1&amp;resp_fmts=3&amp;wgl=1&amp;uach=WyJXaW5kb3dzIiwiMTAuMC4wIiwieDg2IiwiIiwiMTI1LjAuNjQyMi4xNDIiLG51bGwsMCxudWxsLCI2NCIsW1siR29vZ2xlIENocm9tZSIsIjEyNS4wLjY0MjIuMTQyIl0sWyJDaHJvbWl1bSIsIjEyNS4wLjY0MjIuMTQyIl0sWyJOb3QuQS9CcmFuZCIsIjI0LjAuMC4wIl1dLDBd&amp;dt=1718014255607&amp;bpp=1&amp;bdt=1773&amp;idt=274&amp;shv=r20240605&amp;mjsv=m202406050102&amp;ptt=9&amp;saldr=aa&amp;abxe=1&amp;cookie_enabled=1&amp;eoidce=1&amp;prev_fmts=0x0%2C698x280%2C300x250&amp;nras=1&amp;correlator=8777623271776&amp;frm=20&amp;pv=1&amp;ga_vid=102920054.1718014256&amp;ga_sid=1718014256&amp;ga_hid=1364216651&amp;ga_fc=0&amp;u_tz=-420&amp;u_his=1&amp;u_h=768&amp;u_w=1366&amp;u_ah=728&amp;u_aw=1366&amp;u_cd=24&amp;u_sd=1&amp;dmc=4&amp;adx=167&amp;ady=2254&amp;biw=1349&amp;bih=641&amp;scr_x=0&amp;scr_y=0&amp;eid=44759875%2C44759926%2C44759842%2C31084347%2C44798934%2C95334511%2C95334526%2C95334572%2C95334830%2C95335262%2C31084381%2C95335246%2C95334052%2C95334158%2C31078665%2C31078668%2C31078670&amp;oid=2&amp;pvsid=1983310915839152&amp;tmod=647315692&amp;uas=0&amp;nvt=1&amp;ref=https%3A%2F%2Fwww.google.com%2F&amp;fc=1920&amp;brdim=0%2C0%2C0%2C0%2C1366%2C0%2C1366%2C728%2C1366%2C641&amp;vis=1&amp;rsz=%7C%7CoEebr%7C&amp;abl=CS&amp;pfx=0&amp;fu=128&amp;bc=31&amp;bz=1&amp;td=1&amp;psd=W251bGwsbnVsbCxudWxsLDNd&amp;nt=1&amp;ifi=4&amp;uci=a!4&amp;btvi=2&amp;fsb=1&amp;dtd=283\" name=\"aswift_3\" width=\"618\" height=\"0\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\" sandbox=\"allow-forms allow-popups allow-popups-to-escape-sandbox allow-same-origin allow-scripts allow-top-navigation-by-user-activation\" data-google-container-id=\"a!4\" aria-label=\"Advertisement\" data-load-complete=\"true\" data-google-query-id=\"CIjgndq90IYDFQmVrAIdOrMPow\" data-mce-fragment=\"1\"><\/iframe><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Apa lagi, lanjutnya telah ada Perda kesetaraan gender 2016 sehingga kehadiran komisi dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar anggaran dalam penanganan dan pencegahan stunting dan gizi buruk.<\/p>\n<p>Karena diketahui bersama NTT saat ini berada pada posisi urutan 5 besar stunting dan Kota Kupang sendiri tidak masuk dalam zona merah\u00a0 namun akan menjadi bumerang sebab Kota Kupang merupakan ibukota Provinsi NTT dengan angka kelahiran anak dengan kondisi stunting\u00a0 dan diikuti dengan gizi buruk.<\/p>\n<p>Karena\u00a0itu dengan apa yang dimaksud agar apa yang bisa dilakukan, karena kondisi pandemi 2021 ada banyak program kegiatan yang tidak berjalan, sehingga mungkin apa yang perlu adanya keterlibatan DPRD di dalamnya. Karena untuk pencegahan\u00a0 stunting terlihat pemerintah berjalan sendiri.<\/p>\n<p>ekretaris komisi IV, Alfred Djami Mila kiranya dinas terkait dapat memberikan penjelasan secara spesifik akan pelaksanaan program kegiatan penanganan stunting dan gizi buru.<\/p>\n<p>Sementara itu, anggota komisi IV, Esy Bire menyarakan agar dalam penanganan stunting dan gizi buruk ini kiranya dapat membangun kerjasama dengan pihak gereja dalam melakukan upaya penanganan stunting dan gizi buruk melalui sosialisasi.<\/p>\n<p>Menanggapi usulan saran\u00a0<a href=\"https:\/\/www.katantt.com\/tags\/Komisi%20IV\/\">Komisi IV<\/a>\u00a0<a href=\"https:\/\/www.katantt.com\/tags\/DPRD%20Kota%20Kupang\/\">DPRD Kota Kupang<\/a>\u00a0tersebut,\u00a0Kepala DPPKB Kota Kupang, drg. Sisca Ikasasi dengan didampingi Sekretaris DPPKB, dr. Marsiana Halek menjelaskan, secara program kegiatan DPPKB memilki 3 program yang ada di tiga bidang yakni Keluarga Berencana, Keluarga Sejahtera dan Pengendalian Penduduk.<\/p>\n<p>Di mana dengan isu\u00a0 dan perkembangan soal stunting dan\u00a0sesuai arahan Perpres angka stunting dan gizi buruk harus mencapai 14 persen.Dan sebagai ketua pelaksanaan dipusat adalah BKKBN maka secara otomatis\u00a0 turun ke tingkat bawa DPPKB memiliki pekerjaan besar dalam pelaksanaan percepatan penanganan stunting yang ada di Kota Kupang.<\/p>\n<p>Berkaitan dengan besaran anggaran secara total keseluruhan sebesar Rp 90 milliar lebih melalui pembiayaan dari DAK dan DAU.<\/p>\n<p>Untuk DAK ini ada kenaikan pada non fisik yang diperuntukkan untuk penanganan stunting dalam hal ini untuk pembayaran opersional tim pendamping keluarga. Dikatakannya, secara spesifik dalam penanganam stunting ini lebih pada pendampingan keluarga.<\/p>\n<p>Saat ini memiliki 351 tim pendamping keluarga dan tiap tim ada 3 komponen yang terdiri dari kader KB, kader PKK dan tenaga kesehatan terutama bidan, namun jumlah bidan yang ada di Kota Kupang ini yang direkrut tidak tercukupi sehingga perekrutan diganti tenaga perawat dan tenaga gizi yang operasional dibiayai DAK non fisik sebesar sekitar Rp 4 milliar lebih.<\/p>\n<p>&#8220;DAK non fisik dengan jumlah Rp 4 milliar sekian ini tidak semua untuk pembiayaan opersional bagi tim pendamping keluarga namun juga untuk pembiayaan kampung KB.Sehingga dengan besaran Rp. 4 miliar lebih ada anggaran besar namun dana ini hanya dititipkan untuk pembayaran jasa lainnya,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Untuk itu berkaitan dengan pembiayaan stunting melalui dana APBD sangat kecil yakni sebesar Rp 470 juta yang didalam ada pembiayaan operasional perkantoran dan balai penyuluhan serta gudang.<\/p>\n<p>Sehingga jika dibagi pada 3 bidang yang ada di DPPKB maka tiap bidang hanya mendapatkan Rp 35 juta lebih per satu tahun anggaran sehingga diharapkan\u00a0\u00a0<a href=\"https:\/\/www.katantt.com\/tags\/Komisi%20IV\/\">Komisi IV<\/a>\u00a0dapat bisa membantunya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h6><em>sumber : https:\/\/www.katantt.com\/artikel\/44246\/stunting-jadi-perhatian-khusus-komisi-iv-saat-kunker-ke-dppkb-kota-kupang<\/em><\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Komisi IV\u00a0DPRD Kota Kupang\u00a0mendatangi beberapa instansi yang merupakan mitra kerja\u00a0Komisi IV, Rabu (9\/3\/2022) diantaranya Dinas Nakertrans, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Kupang. Kedatangan komisi IV DPRD di pimpin secara langsung oleh Srikandi PKB, Theodora Ewalde Taek selaku Ketua\u00a0Komisi IV\u00a0 didampingi Sekretaris\u00a0Komisi IV, Alfred\u00a0 Y. Djami Wila, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":270,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dppkb.kupangkota.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/269"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dppkb.kupangkota.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dppkb.kupangkota.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dppkb.kupangkota.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dppkb.kupangkota.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=269"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dppkb.kupangkota.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/269\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":869,"href":"https:\/\/dppkb.kupangkota.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/269\/revisions\/869"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dppkb.kupangkota.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/270"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dppkb.kupangkota.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=269"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dppkb.kupangkota.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=269"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dppkb.kupangkota.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=269"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}